Penguatan Daya Saing UMKM Desa Sukajaya melalui Perancangan Logo dan Identitas Visual Produk
Keywords:
identitas visual, logo produk, kemasan, pendampingan, umkm desaAbstract
Identitas visual merupakan instrumen penting bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk membangun pengenalan, membedakan produk, dan menyampaikan citra yang konsisten. Namun, pelaku UMKM di tingkat desa sering memasarkan produk yang telah layak konsumsi tanpa sistem identitas yang mudah dikenali. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi UMKM Desa Sukajaya dalam mengembangkan logo produk dan menerapkannya pada kemasan. Metode pendampingan menggunakan lima tahap Temukan–Rancang–Uji–Terapkan–Rawat. Tahap Temukan memetakan karakter produk, konsumen, dan kondisi kemasan; tahap Rancang menerjemahkan temuan menjadi unsur nama, simbol, warna, serta tipografi; tahap Uji menilai keterbacaan dan kesesuaian desain bersama pelaku usaha; tahap Terapkan menghasilkan stiker logo dan pemasangan pada kemasan; sedangkan tahap Rawat memberikan arahan konsistensi penggunaan identitas. Hasil kegiatan berupa alternatif logo yang disepakati, lembar stiker siap pakai, dan kemasan produk yang memiliki penanda visual lebih jelas. Pendampingan juga meningkatkan pemahaman praktis pelaku usaha mengenai fungsi logo sebagai bagian dari sistem merek, bukan sekadar hiasan. Kegiatan belum mengukur perubahan penjualan maupun kesadaran merek konsumen sehingga evaluasi lanjutan diperlukan. Model pendampingan partisipatif ini dapat digunakan sebagai langkah awal penguatan merek UMKM berbasis potensi lokal.






